Selasa, 09 April 2019

Pengalaman saat PRAKERIN di ABTV

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


                Pada tanggal 28 Desember Aku, Adeninya, dan Kharisma berangkat ke Blitar untuk melaksanakan PRAKERIN di salah satu Stasiun TV lokal di kota Blitar. Stasiun Tv tersebut bernama  Astro Blitar TV (ABTV) yang beralamatkan di Jl. Raya Bendosewu No. 25-27, Bendosewu, Talun, Blitar, Jawa Timur 66183. Disana kita menempati sebuah KOS yang tidak jauh dari ABTV untuk ditempati 3 bulan selama masa PRAKERIN berlangsung.

                Hari pertama masuk PRAKERIN, kita disuruh untuk masuk jam 8 pagi hingga jam 5 sore, selama seharian itu kita hanya di perkenalkan kepada mas-mas dan mbak-mbak staf kantor ABTV ada mbak Rizky yang bertugas sebagai Admin dan Presenter cadangan, mas Yudis sebagai Editor Animasi, mbak Fafa sebagai Editor Program, mas Kholid sebagai Editor News, selain staf kantor kita juga diperkenalkan kepada anak magang lain ada yang dari Jombang, Malang, Malang Kota, Trenggalek, Blitar dan kami yang dari Ngawi.

                  Untuk hari berikutnya kami di tugaskan sebagai Operator News pagi, masuk jam 8 pagi sampai jam 12 siang, tugas Operator News disana adalah mempersiapkan keperluan Presenter yaitu PPT teks untuk dibaca saat berita akan dimulai. Disana juga di ajarkan untuk menjadi kameramen. Selain itu kita juga diajarkan untuk membuat berita yang menurut saya sedikit rumit karena memperbesar berita di awal dan memberi inti berita di akhir, dan waktu itu saya juga mendapat tugas untuk mengapload berita tersebut di sosmed ABTV, jadi saya mengajak Adeninya dan juga Kharisma untuk kembali ke kantor setelah sholat Magrib untuk mengambil file berita yang akan saya upload di KOS nanti, karena di Kos juga ada wifi.

                    Beberapa Minggu kemudian baru saya diajarkan untuk membuat Naskah Online atau bisa dibilang Caption untuk Sosmed, bukan suatu hal yang mudah juga loohh, kenapa ?? soalnya kita harus merangkum mana bagian terpenting untuk dijadikan caption, selain merangkum juga harus detail dalam hal penulisan dan tanda baca yang akan dibuat nantinya.


Sekian pengalaman PRAKERIN saya kali ini,

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Selasa, 27 November 2018

ANALISIS BENCANA TANAH LONGSOR


   1.  Contoh foto jurnalistik dari media massa yang merupakan hasil

  Analisislah foto.
Dari foto diatas saya akan menganalisis
Menurut say foto tersebut menjelasakan evakuasi dan korban bencana alam tanah longsor Dusun Jemblung, Desa Sampang, Karang kobar, Banjarnegara, Jawa Tengah, dengan adanya informasi tersebut bias membuat masyarakat waspada akan bencana alam dan memberikan info dan wawasan yang lebih luas.

  2. Foto jurnalistik dari media massa yang merupakan hasil dari
   Sebuah konsep dan analisis foto tersebut.
KONSEP= Sekelompok penari.
ANALISIS= Menurut saya foto tersebut menjelaskan seorang penari yang sedang menari diatas panggung,Setiap penari memiliki ciri khas masing-masing.

3.Contoh foto jurnalistik yang menggunakan 
prinsip EFDAT!

Entire
Dikenal juga sebagai established shot, suatu keseluruhan pemotretan yang dilakukan begitu melihat suatu peristiwa atau bentuk penugasan lain.Untuk mengincar atau mengintai bagian-bagian untuk dipilih sebagai obyek.
Detail
Suatu pilihan atas bagian tertentu dari keseluruhan pandangan terdahulu (entire). Tahap ini adalah suatu pilihan pengambilan keputusan atas sesuatu yang dinilai paling tepat sebagai point of interest.
Frame
Suatu tahapan dimana kita mulai membingkai suatu detil yang telah dipilih. Fase ini mengantar seorang calon foto jurnalis mengenal arti suatu komposisi, pola, tekstur dan bentuk subyek pemotretan dengan akurat.Rasa artistik semakin penting dalam tahap ini.
Angle
Tahap diman sudut pandang menjadi dominan, ketinggian, kerendahan, level mata, kiri, kanan dan cara melihat. Fase ini penting mengkonsepsikan visual apa yang diinginkan.
Time
Tahap penentuan penyinaran dengan kombinasi yang tepat antara diafragma dan kecepatan atas ke empat tingkat yang telah disebutkan sebelumnya.Pengetahuan teknis atas keinginan membekukan gerakan atau memilih ketajaman ruang adalah satu prasyarat dasar yang sangat diperlukan.